Hampir 500 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Terjual, KAI Tegaskan Kursi Masih Tersedia di Tanggal Alternatif

Lenterapos.id – Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api sudah terasa sejak jauh hari. PT Kereta Api Indonesia

Edi Tansil

Lenterapos.id – Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api sudah terasa sejak jauh hari. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat lonjakan signifikan pemesanan tiket bahkan sebelum memasuki bulan Ramadan. Hingga awal Februari 2026, hampir setengah juta tiket kereta api untuk periode Lebaran telah ludes dipesan oleh calon penumpang dari berbagai daerah.

Berdasarkan data resmi KAI per Kamis, 5 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, total 496.967 tiket kereta api Lebaran telah terjual untuk masa angkutan 11 Maret hingga 22 Maret 2026. Periode tersebut mencakup perjalanan H-3 hingga H+2 Lebaran, yang secara historis memang menjadi waktu favorit masyarakat untuk mudik ke kampung halaman.

Gambar Istimewa : kumparan.com

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa penjualan tiket masih terus berlangsung karena saat ini pemesanan baru dibuka hingga tanggal 22 Maret 2026, sesuai dengan skema H-45 yang diterapkan perusahaan. Dengan kata lain, angka penjualan tiket dipastikan akan terus bertambah seiring bertambahnya hari penjualan.

“Total pemesanan tiket kereta api hingga 5 Februari 2026 mencapai 496.967 tiket dan masih berpotensi meningkat karena penjualan belum ditutup,” ujar Anne di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Jika ditelisik lebih rinci, tanggal keberangkatan paling padat masih terkonsentrasi pada H-3 dan H-2 Lebaran. Pada 18 Maret 2026 (H-3), sebanyak 58.430 tiket telah terjual. Sementara H-2 Lebaran (19 Maret 2026) mencatat penjualan tertinggi dengan 60.577 tiket. Adapun H-1 Lebaran (20 Maret) tercatat 47.490 tiket, disusul H+1 Lebaran (21 Maret) sebanyak 41.228 tiket, dan H+2 Lebaran (22 Maret) mencapai 39.802 tiket.

Melihat tren tersebut, KAI mengakui bahwa puncak arus mudik masih terfokus pada beberapa tanggal tertentu. Namun demikian, KAI menegaskan tiket pada tanggal lain di sekitar Lebaran masih tersedia dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif perjalanan agar tidak terjebak kepadatan.

Penerapan skema penjualan bertahap H-45 dinilai efektif dalam memberi ruang perencanaan perjalanan yang lebih matang bagi pelanggan. Dengan sistem ini, calon penumpang dapat memilih tanggal keberangkatan, relasi, hingga jenis layanan kereta api secara lebih fleksibel dan terukur. Di sisi lain, skema ini juga membantu KAI dalam mengelola distribusi penumpang agar tidak menumpuk di satu tanggal tertentu.

Tak hanya mengandalkan penjualan tiket reguler, KAI juga tengah menyiapkan berbagai langkah operasional strategis guna memastikan kelancaran angkutan Lebaran 2026. Salah satunya adalah rencana pengoperasian kereta api tambahan, yang akan diumumkan setelah seluruh proses finalisasi rampung.

Dari sisi kesiapan sarana, KAI memastikan seluruh lokomotif dan rangkaian kereta telah dan terus menjalani pemeriksaan menyeluruh. Langkah ini dilakukan demi menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama periode mudik dan arus balik yang dikenal sebagai masa dengan tingkat mobilitas tertinggi.

Dalam hal pelayanan, sistem ticketing KAI juga semakin diperketat. Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang, dengan ketentuan satu identitas untuk satu nama. Proses boarding pun didukung teknologi face recognition serta pembatasan transaksi per kode booking guna mencegah penyalahgunaan tiket.

KAI kembali mengingatkan masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, atau mitra Online Travel Agent (OTA) resmi. Langkah ini penting untuk menghindari praktik penipuan sekaligus memastikan keabsahan tiket perjalanan.

Selain itu, untuk menjaga pemerataan akses, KAI juga menerapkan pembatasan tiket rombongan maksimal 10 persen dari total kapasitas kursi, dengan prioritas diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah dan berbagai instansi.

Lonjakan penjualan hampir 500 ribu tiket kereta api Lebaran 2026 menjadi sinyal kuat tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Meski beberapa tanggal favorit sudah dipadati pemesanan, KAI memastikan tiket masih tersedia di tanggal alternatif, sekaligus terus mempersiapkan layanan tambahan dan penguatan sistem operasional. Dengan perencanaan yang tepat dan pemesanan melalui kanal resmi, masyarakat tetap memiliki peluang besar untuk mudik dengan aman, nyaman, dan terjadwal.

Ikuti kami :

Tags

Related Post

 

Ads - Before Footer