Lenterapos.id – Upaya FC Barcelona untuk mengamankan status permanen Marcus Rashford mulai menemui jalan terjal. Meski sang penyerang tampil impresif selama masa peminjamannya di Camp Nou pada musim 2025/2026, sikap keras Manchester United terkait nilai transfer membuat masa depan Rashford di Spanyol kini berada dalam tanda tanya besar.
Rashford yang didatangkan Barcelona dengan status pinjaman sejauh ini menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di skuad asuhan Hansi Flick. Penyerang internasional Inggris tersebut mencatatkan sembilan gol dan sembilan assist, sebuah kontribusi yang terbilang signifikan jika melihat perannya yang kerap bergantian antara starter dan pemain pengganti.

Gambar Istimewa : barcablaugranes.com
Dari total penampilannya, Rashford tercatat 17 kali menjadi starter dan 12 kali masuk dari bangku cadangan di ajang La Liga dan Liga Champions. Catatan tersebut menegaskan bahwa pemain berusia 28 tahun itu tengah menikmati salah satu fase terbaik dalam karier profesionalnya, setelah sempat mengalami masa sulit di Old Trafford.
Barcelona Terbentur Klausul Pembelian
Performa gemilang Rashford membuat publik Camp Nou berharap manajemen segera mengaktifkan opsi pembelian permanen. Namun, harapan tersebut tidak berjalan semulus yang dibayangkan. Laporan dari media Spanyol menyebutkan bahwa Manchester United enggan menurunkan harga atau membuka ruang negosiasi ulang terkait klausul pembelian yang telah disepakati.
Dalam kontrak peminjaman, Barcelona memiliki opsi untuk mempermanenkan Rashford dengan nilai 30 juta euro. Angka tersebut dinilai cukup tinggi oleh pihak Blaugrana, mengingat kondisi finansial klub yang masih dalam tahap pemulihan. Namun, bagi United, harga itu dianggap sudah mencerminkan kualitas, pengalaman, dan nilai pasar Rashford.
Peran Vital di Era Hansi Flick
Kontribusi Rashford bukan hanya terlihat dari statistik gol dan assist. Dalam sistem permainan Hansi Flick, Rashford menjadi salah satu kunci utama dalam membongkar pertahanan lawan, terutama lewat kecepatan dan kemampuan menyerangnya dari sisi sayap maupun tengah.
Absennya Rashford akibat cedera lutut dalam beberapa pekan terakhir disebut berdampak langsung pada performa Barcelona. Kekalahan dari Atlético Madrid dan Girona FC menjadi contoh nyata bagaimana Blaugrana kehilangan daya gedor saat sang penyerang tak berada di lapangan.
Situasi ini semakin memperkuat keyakinan internal Barcelona bahwa Rashford layak dipertahankan. Namun, kendala finansial dan sikap tegas Manchester United membuat rencana tersebut menjadi jauh dari kata pasti.
Rashford Ingin Bertahan di Spanyol
Di sisi pemain, sinyal yang diberikan Marcus Rashford cukup jelas. Ia dikabarkan ingin melanjutkan kariernya di Spanyol secara permanen, terutama setelah menemukan kembali performa terbaiknya bersama Barcelona. Lingkungan baru, kepercayaan pelatih, serta gaya bermain La Liga disebut cocok dengan karakter permainannya.
Meski demikian, keinginan pemain belum tentu sejalan dengan keputusan klub pemilik. Manchester United tidak berada dalam posisi terdesak untuk melepas Rashford. Kontrak sang penyerang masih berlaku hingga 2028, memberikan Setan Merah keleluasaan penuh dalam menentukan masa depannya.
Posisi Tawar Manchester United Masih Kuat
Selain faktor kontrak, kondisi finansial Manchester United juga diperkirakan akan membaik seiring berakhirnya beban gaji tinggi dari beberapa pemain senior. Situasi ini membuat klub tidak perlu menjual Rashford dengan harga miring.
Lebih jauh lagi, peluang United untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan turut memperkuat posisi tawar mereka. Jika berhasil mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa, kebutuhan menjual pemain bintang demi menyeimbangkan neraca keuangan akan semakin berkurang.
Tak hanya itu, Rashford juga masih berpotensi kembali menjadi bagian penting skuad utama di Old Trafford, terutama dengan hadirnya manajer baru yang mungkin memiliki visi berbeda dan siap memberikan peran sentral kepada sang penyerang.
Meski Marcus Rashford tampil gemilang bersama Barcelona dan menunjukkan keinginan bertahan di Spanyol, transfer permanennya kini berada di ujung tanduk. Manchester United yang bersikeras mempertahankan harga 30 juta euro, ditambah posisi tawar yang kuat dari sisi kontrak dan finansial, membuat Barcelona harus berpikir ulang. Jika tidak ada perubahan signifikan dalam negosiasi, Rashford bisa saja kembali ke Old Trafford, sementara mimpi Blaugrana untuk mempermanenkannya berpotensi kandas di meja transfer.

