Lenterapos.id – Ambisi besar mulai disusun AC Milan menyambut musim kompetisi 2026/2027. Klub raksasa Serie A tersebut dikabarkan tengah merancang strategi matang untuk memperkuat sektor depan, seiring peluang besar mereka kembali berlaga di Liga Champions. Fokus utama manajemen Rossoneri pada bursa transfer musim panas mendatang adalah mendatangkan penyerang tengah baru yang mampu menjadi mesin gol konsisten.

Gambar Istimewa : indosport.com
Kembalinya Milan ke jalur persaingan elite Eropa membuat kebutuhan akan striker tajam semakin mendesak. Evaluasi internal menunjukkan lini serang masih membutuhkan sosok yang bukan hanya produktif, tetapi juga berpengalaman dan mampu beradaptasi cepat dengan tekanan kompetisi domestik maupun Eropa.
Serhou Guirassy Masuk Radar Utama
Nama pertama yang mencuat adalah Serhou Guirassy, penyerang Borussia Dortmund yang tampil konsisten dalam beberapa musim terakhir. Striker berusia hampir 30 tahun tersebut sebenarnya bukan target baru bagi Milan. Beberapa tahun lalu, ketika masih membela Stuttgart, Guirassy sudah sempat masuk dalam daftar pantauan Rossoneri.
Kini, situasinya berbeda. Guirassy telah membuktikan diri sebagai salah satu bomber berbahaya di Bundesliga. Postur fisik kuat, kemampuan duel udara, serta naluri mencetak gol menjadikannya profil ideal untuk Serie A yang terkenal dengan pertahanan disiplin.
Meski memiliki klausul pelepasan senilai €70 juta, Milan disebut tidak serta-merta bersedia menebus angka tersebut. Manajemen klub lebih memilih jalur negosiasi langsung dengan Dortmund untuk mencari skema transfer yang lebih fleksibel, baik melalui cicilan maupun bonus berbasis performa.
Menariknya, Guirassy dikabarkan mulai terbuka dengan peluang mencari tantangan baru di luar Jerman. Italia disebut sebagai destinasi yang menarik baginya, terutama karena gaya permainan Serie A dinilai cocok dengan karakteristiknya sebagai penyerang target man.
Nicolas Jackson Jadi Opsi Alternatif
Selain Guirassy, Nicolas Jackson juga masuk dalam radar transfer Milan. Penyerang milik Chelsea itu saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Bayern Munchen. Namun, performanya di Jerman belum memenuhi ekspektasi. Dengan menit bermain yang minim—kurang dari 600 menit sepanjang musim—Bayern dipastikan tidak akan mengaktifkan opsi pembelian permanen.
Situasi tersebut membuka peluang bagi Milan untuk bergerak. Jackson dijadwalkan kembali ke Stamford Bridge pada akhir musim, dan Rossoneri siap membuka kembali pembicaraan yang sempat tertunda pada bursa transfer sebelumnya.
Jackson dinilai memiliki kecepatan, agresivitas, dan fleksibilitas bermain di beberapa posisi lini depan. Usianya yang masih relatif muda juga menjadi nilai tambah, terutama untuk proyek jangka panjang Milan yang ingin membangun tim kompetitif dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta potensial.
Mateo Retegui Tetap Dipantau
Tak hanya dua nama tersebut, striker tim nasional Italia Mateo Retegui juga masih berada dalam daftar belanja Milan. Saat ini Retegui bermain di Arab Saudi bersama Al Qadsiah setelah meninggalkan Atalanta.
Meski merumput di luar Eropa, kualitas Retegui tetap diperhitungkan. Ia memiliki pengalaman di Serie A dan pemahaman taktik sepak bola Italia yang bisa memudahkan proses adaptasi jika kembali ke San Siro. Statusnya sebagai pemain internasional Italia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi manajemen.
Darwin Nunez dan Nama yang Dicoret
Sempat beredar kabar mengenai kemungkinan Darwin Nunez kembali ke Eropa setelah berkarier di Al-Hilal. Penyerang asal Uruguay tersebut disebut-sebut ingin kembali merasakan atmosfer kompetisi Eropa. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Nunez bukan prioritas utama Milan saat ini.
Di sisi lain, Milan juga telah mencoret nama Jean-Philippe Mateta dari daftar incaran. Keputusan ini diambil agar fokus transfer lebih terarah pada pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktik pelatih untuk musim depan.
Strategi Rossoneri Menuju Musim Baru
Langkah agresif Milan di bursa transfer menunjukkan keseriusan mereka untuk kembali bersaing di level tertinggi. Liga Champions bukan sekadar target partisipasi, melainkan panggung untuk menunjukkan bahwa Rossoneri telah bangkit sepenuhnya.
Memperkuat lini depan menjadi kunci karena dalam beberapa musim terakhir produktivitas gol kerap menjadi kendala saat menghadapi tim-tim besar. Dengan tambahan striker kelas atas seperti Guirassy atau Jackson, Milan berharap memiliki kedalaman skuad yang memadai untuk bersaing di berbagai kompetisi.
Manajemen klub juga tampak berhati-hati dalam hal finansial. Mereka tidak ingin gegabah menebus klausul tinggi tanpa negosiasi. Pendekatan yang terukur ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang demi menjaga stabilitas keuangan sekaligus tetap kompetitif.
Perburuan striker baru menjadi prioritas utama AC Milan menjelang musim 2026/2027. Nama Serhou Guirassy dan Nicolas Jackson muncul sebagai kandidat terkuat, sementara Mateo Retegui tetap dipantau sebagai opsi alternatif. Dengan ambisi kembali bersinar di Liga Champions, Rossoneri tampak serius membangun lini serang yang lebih tajam dan konsisten. Jika strategi transfer berjalan sesuai rencana, Milan berpeluang besar memasuki musim baru dengan kekuatan yang jauh lebih siap untuk bersaing di level domestik maupun Eropa.

